Karya Tulis Ilmiah



PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DAGING AYAM POTONG PADA SUHU RUANG TERHADAP TOTAL MIKROORGANISME, BAKTERI Salmonella sp. DAN ADANYA FORMALIN

Prodi : PRDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Pengarang : ADELIA
Dosen Pembimbing : Sulistiastutik.
Klasifikasi/Subjek : , Daging ayam potong, Fisik daging ayam, Total mikroorganisme, Salmonella sp., Formalin
Penerbitan : , Malang: 2020.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : ---
Jumlah : 1

Abstraksi

ABSTRAK Adelia, 2020. Pengaruh Lama Penyimpanan Daging Ayam Potong Terhadap Total Mikroorganisme, bakteri Salmonella sp. dan Adanya Formalin. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D3 Analisis Farmasi dan Makanan, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Sulistiastutik. Daging Ayam merupakan makanan yang digemari oleh masyarakat. Namun lama penyimpanan daging ayam pada suhu ruang mempunyai pengaruh besar adanya bakteri yang tumbuh pada daging tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan daging ayam potong pada suhu ruang selama 0 jam, 3 jam dan 6 jam terhadap total mikoorganisme, bakteri Salmonella sp. dan adanya formalin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Penelitian digunakan dengan 2 tahap yaitu pengambilan sampel pada pedagang di pasar serta uji fisik, uji mikrobiologi dan uji kimia yang dilakukan di laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Kota Surabaya. Berdasarkan hasil uji fisik didapatkan bahwa dari 3 sampel yang dianalisis didapatkan 1 sampel yaitu daging ayam dengan penyimpanan suhu ruang selama 6 jam memiliki ciri fisik yang tidak sesuai dengan SNI 4258:2010 dimana terdapat warna daging yang sedikit gelap, kulit yang berlendir dan lengket, bau yang sedikit amis serta konsistensi dada dan paha yang tidak kenyal. Berdasarkan penelitian uji mikrobiologi menunjukkan bahwa dari 3 sampel yang dianalisis terdapat 2 sampel yaitu daging ayam dengan lama penyimpanan daging ayam pada suhu ruang selama 3 dan 6 jam memiliki total mikroorganisme yang melebihi batas yang telah ditetapkan SNI 4258:2010. Hasil total mikroorganisme dianalisis secara kuantitatif dengan SPSS Kruskal Wallis untuk mengetahui pengaruh antara lama penyimpanan terhadap total mikroorganisme. Didapatkan hasil nilai significance sebesar 0.047 lebih kecil dari Pvalue< 0.05 yang artinya H0 ditolak atau adanya pengaruh lama penyimpanan terhadap total mikroorganisme. Berdasarkan hasil uji bakteri Salmonella sp. diketahui bahwa tidak terdapat adanya kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada seluruh sampel daging ayam potong. Hal tersebut sesuai dengan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh SNI 7388:2009. Berdasarkan uji kualitatif formalin didapatkan bahwa seluruh sampel daging ayam potong negative atau tidak mengandung formalin. Hal ini sesuai dengan Permenkes No. 1168/MenKes/PER/X/1999. Kata kunci: Daging ayam potong, Fisik daging ayam, Total mikroorganisme, Salmonella sp., Formalin



Lampiran

File BAB-1 : [ Unduh ]

File BAB-2 : [ Unduh ]

File BAB-3 : [ Unduh ]

File BAB-5 : [ Unduh ]